KONFLIK SAMPIT PDF

Kerusuhan ini mulanya terjadi di Sampit meluas ke Palangkaraya, bahkan nyaris pecah disejumlah Kabupatendi Kalimantan Tengah. Tahun , konflik berawal dari sebuah perselisihan masalah pribadi antara etnis Dayak dan Madura terjadi di Desa Kereng Pangi, Kabupaten Katingan, dan membuat hubungan kedua pihak tegang. Ketegangan itu kian hebat setelah perkelahian di sebuah tempat hiburan di desa pertambangan emas Ampalit. Sendong, seorang etnis Dayak, tewas akibat beberapa luka bacokan dalam perkelahian itu. Kasus tewasnya Sandong sebenarnya telah ditangani Polres setempat, namun hal itu tak mampu meredam amarah keluarga dan tetangga Sandong.

Author:Dull Fautilar
Country:Saint Lucia
Language:English (Spanish)
Genre:Business
Published (Last):9 February 2014
Pages:435
PDF File Size:5.63 Mb
ePub File Size:3.52 Mb
ISBN:413-9-15874-835-9
Downloads:93332
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Mauramar



Kerusuhan ini mulanya terjadi di Sampit meluas ke Palangkaraya, bahkan nyaris pecah disejumlah Kabupatendi Kalimantan Tengah. Tahun , konflik berawal dari sebuah perselisihan masalah pribadi antara etnis Dayak dan Madura terjadi di Desa Kereng Pangi, Kabupaten Katingan, dan membuat hubungan kedua pihak tegang.

Ketegangan itu kian hebat setelah perkelahian di sebuah tempat hiburan di desa pertambangan emas Ampalit. Sendong, seorang etnis Dayak, tewas akibat beberapa luka bacokan dalam perkelahian itu. Kasus tewasnya Sandong sebenarnya telah ditangani Polres setempat, namun hal itu tak mampu meredam amarah keluarga dan tetangga Sandong.

Dua hari usai peristiwa naas itu, orang warga Dayak mendatangi tempat tewasnya Sandong untuk mencari pelaku. Tak berhasil menemukan pelaku, kelompok Dayak tersebut melampiaskan kemarahannya dengan merusak sembilan rumah, dua unit mobil, lima unit motor, dan dua tempat karaoke. Semuanya milik warga Madura. Huru-hara itu membuat 1. Ada dugaan bahwa salah seorang pelaku pembunuhan Sandong bersembunyi di Sampit, ibukota Kabupaten Kotawaringin Timur. Kondisi makin mencekam akibat munculnya rumor yang simpang siur.

Berhembus isu mengenai rencana pemboman pada malam Natal. Isu tersebut tidak terbukti kebenarannya karena tidak terjadi pengeboman di malam Natal bahkan hingga tahun memasuki tahun rumor tersebut tidak pernah terjadi.

Pengusiran orang Madura di Katingan memicu orang Madura yang berada di Sampit bersikap defensif, bahkan mereka sampai mempersenjatai diri. Lambatnya pengusutan polisi atas kasus pembunuhan Sandong juga turut memanaskan tensi konflik. Warga Dayak merasa diperlakukan tidak adil. Puncaknya, sekelompok warga Dayak di Sampit menyerang rumah seorang warga Madura bernama Matayo, dengan motif balas dendam atas peristiwa di Kereng Pangi.

Dalam insiden dini hari 18 Februari itu, empat penghuni rumah tewas. Serangan itu pun menuai balas dendam dari sekelompok warga Madura. Mereka mendatangi rumah seorang Dayak bernama Timil yang diduga menyembunyikan salah satu pelaku yang melakukan serangan dirumah Matayo. Timil berhasil diamankan polisi, tetapi warga Madura yang tak puas langsung membakar rumah Timil.

Warga Madura yang marah juga menyerang rumah kerabat Timil dan menewaskan penghuninya. Peristiwa inilah yang kemudian menyulut konflik yang lebih masif antara etnis Dayak dan Madura di Sampit. Selama dua hari sejak penyerangan rumah Matayo, orang Madura berhasil bertahan, bahkan melakukan konvoi dan sweeping terhadap pemukiman-pemukiman warga Dayak. Namun situasi berbalik, 20 Februari, ratusan orang Dayak dari pedalaman serta berbagai dayak yang berasal luar kota Sampit berdatangaan.

Konflik secara terbuka pun tidak terhindarkan. Di kubu seberang, warga etnis Madura mempersenjatai diri menggunakan celurit dan sejumlah bom molotov. Jumlah orang Madura yang tewas ditaksir mencapai orang. Lebih dari Hampir 90 persen dari populasi Madura di provinsi itu dengan jumlah total Faktor Pemicu Konflik Konflik antaretnis di Sampit berkaitan dengan persoalan sosial-ekonomi lokal.

Pemicu khususnya adalah kompetisi antara penambang emas Dayak dan Madura. Hutan-hutan Kalimantan Tengah telah lama menjadi wilayah perbatasan yang tak mengenal hukum, dan ketegangan-ketegangan baru-baru itu membantu memastikan agar kelompok-kelompok pekerja etnis kadang-kadang bentrok dengan satu sama lain.

Sebelum pecah menjadi konflik terbuka pada 18 Februari , beberapa kericuhan antar etnis telah terjadi di daerah tambang. Konflik-konflik yang tak dikelola dengan baik itu dipanasi dengan propaganda chauvinistik yang beredar di media-media haus sensasi. Aktor Intelektual Beberapa kasus kericuhan yang terjadi itu bukan penyebab tunggal.

Terdapat dua pejabat pemerintahan lokal yang berusaha menggagalkan proses pelantikan pejabat eselon yang akan mengisi struktur baru pemerintahan daerah Kotawaringin Timur dan melengserkan bupatinya. Mereka tidak puas karena semua pejabat yang dilantik beragama Islam. Kepada polisi, Fedlik dan Lewis mengakui telah merencanakan kerusuhan itu. Sebelum melakukan penyerangan pada dini hari 18 Februari, warga Dayak dan etnis non-Madura lainnya telah 11 kali mengadakan pertemuan. Ia juga menyiapkan Rp15 juta untuk membayar provokator.

INTRODUCTION TO SECURITIZATION FABOZZI PDF

Provokasi Elit Berujung Pembantaian Sampit

March 24, Perang sampit menjadi salah satu bentuk pecahnya konflik antar etnis Di Indonesia. Ini juga merupakan salah satu sejarah kelam dalam menuntaskan konflik konflik yang sama. Konflik ini terjadi di kota Sampit Provinsi Kalimantan Tengah. Dimana pertikaian berdarah ini melibatkan kelompok suku asli Dayak dan juga suku madura sebagai pendatang dari pulau madura. Konflik berdarah ini benar-benar menjafi salah satu peristiwa paling tragis.

DIE BYBEL IN PRAKTYK PDF

Mengenang Tragedi Sampit, Konflik Berdarah Paling Mencekam yang Pernah Terjadi di Tanah Kalimantan

Latar belakang Konflik sampit adalah pecahnya kerusuhan antara dua etnis di Indonesia, konflik ini terjadi pada Februari dan terjadi sepanjang tahun itu. Perang sampit ini terjadi antara etnis Dayak sebagai penduduk lokal dan Madura sebagai pendatang. Kerusuhan sampit ini pecah pada 18 Februari dan sekitar orang Madura tewas. Suku Madura pertama tinggal di Kalimantan pada tahun dibawah program transmigrasi yang dicanangkan oleh pemerintah kolonial Belanda dan dilanjutkan oleh pemerintah Indonesia. Sebenarnya dalam kasus ini terjadi kecemburuan sosial antara penduduk lokal dan pendatang. Dimana pendatang disana menguasai perekonomian, perindustrian, perkayuan dan perindustrian. Suku Dayak kerap kali mengalah kepada suku pendatang.

BRIDGES DAVID BLOCKLEY PDF

4 Penyebab Perang Sampit Yang Terjadi Pada Tahun 2001

Konflik antaretnis di Kalimantan terulang kembali. Setelah pada Kalimantan Barat dilanda konflik antara etnis Dayak dan Madura, konflik serupa pecah di Sampit, ibu kota Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah pada pertengahan Februari Kerusuhan yang mulanya terjadi di Sampit meluas ke Palangkaraya, bahkan ke seantero Kalimantan Tengah. Konflik itu bermula dari perselisihan antara dua etnis sejak akhir

GUV 8624 PDF

PERANG SAMPIT

.

Related Articles