PERJALANAN SEORANG PRAJURIT PARA KOMANDO PDF

Start your review of Sintong Panjaitan: Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando Write a review Jan 27, Alisyah Samosir rated it it was ok Sukses dalam tugas pertamanya, Sintong langsung mendapat serentetan tugas yang sama sekali belum pernah dijalaninya. Berbekal keberanian dan tekad yang memang bercita-cita menjadi tentara, Sintong berhasil menyelesaikan semua tugas yang dibebankan kepadanya. Sintong terlebih dahulu mendalami struktur tubuh pesawat, dan kemudian merancang metode pelumpuhan pembajak. Bersama anak buahnya, Sintong Sukses dalam tugas pertamanya, Sintong langsung mendapat serentetan tugas yang sama sekali belum pernah dijalaninya. Bersama anak buahnya, Sintong melakukan latihan di Jakarta, beberapa jam sebelum diberangkatkan ke Bangkok. Dalam waktu 3 menit, Sintong dan anak buahnya berhasil mengambil alih pesawat, melumpuhkan semua pembajak tanpa ada sandera penumpang pesawat yang terluka.

Author:Moogurg Kaktilar
Country:Ukraine
Language:English (Spanish)
Genre:Career
Published (Last):6 October 2013
Pages:187
PDF File Size:18.69 Mb
ePub File Size:5.85 Mb
ISBN:522-6-49968-149-8
Downloads:6233
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Vudoran



Sintong Panjaitan merupakan salah seorang perwira yang banyak melaksanakan operasi tempur di Tanah Air, sejak lulus dari AMN Angkatan 63 sebagai perwira muda. Bahkan, keberhasilannya dalam memimpin operasi antiteror pembebasan sandera di Bandara Internasional Don Muang, Bangkok pada tahun melambungkan namanya.

Tetapi, ternyata karir militernya tersandung sehubungan Peristiwa Dilli 12 November yang menelan korban jiwa. Minat putra Batak ini menjadi tentara sudah muncul ketika masih berusia tujuh tahun. Saat itu rumah keluarga Sintong di Singongpulon, Tarutung, hancur terkena bom yang dijatuhkan dari pesawat P51 Mustang AU Kerajaan Belanda, karena rumah tersebut berdekatan dengan sebuah tangsi tentara RI.

Sintong berminat menjadi penerbang pesawat tempur. Meskipun demikian, Sintong tidak pernah turut bertempur di pihak pemberontak. Sebab ketika pasukan Pemerintah Pusat melancarkan operasi militer di Sumatera bagian timur, ia harus menunggui ayahnya yang sedang sakit keras, dan kemudian meninggal. Akhir tahun , Sintong mengikuti tes pendaftaran Akademi Angkatan Udara.

Tes lanjutan pantukhir diadakan di Jakarta. Pada dasarnya, Sintong dinyatakan lulus, tapi dokter AURI memberi syarat kepadanya agar amandel yang diderita segera diambil untuk persyaratan kesehatan.

Sintong merasa tidak puas dengan hasil pemeriksaan oleh dokter AURI tersebut, ia merasa dirinya sangat sehat walafiat dan siap mengikuti pendidikan. Tapi, dua kali ia datang, dua kali juga kedatangannya ditolak oleh piket penjaga depan. Seusai Sintong menjalani pemeriksaan ulang kesehatan, tiba-tiba terdengar serentetan tembakan kanon yang sangat bergemuruh dan dahsyat.

Sintong yang akan masuk menjadi penerbang AURI menjadi terkagum-kagum pada sang penerbang jet tersebut, walau ia sama sekali tidak tahu duduk persoalan nya. Ketiga pesawat Mig tersebut tidak membawa bom dan roket. Rasa dendam pribadi terhadap Bung Karno telah menyulut kenekatan Maukar untuk melancarkan serangan udara ke Istana Merdeka.

Maukar memberondong kediaman Presiden itu dengan rentetan tembakan kanon 2. Setelah melaksanakan niatnya, Maukar menuju ke utara, berniat membumihanguskan depo penyimpanan BBM di Tanjung Priok, namun tidak berhasil karena kehabisan peluru. Kemudiannya, dia melakukan belly landing di daerah persawahan di Leles, Garut — Jawa Barat. Maukar selamat dan ditangkap. Ia akhirnya dipenjarakan setelah melalui proses pengadilan yang kontroversial.

Setelah bertemu KSAU Komodor Suryadharma untuk kedua kalinya, Sintong dijanjikan akan dipanggil, tetapi setelah ia melakukan operasi amandel.

Ditunggu-tunggu, surat panggilan yang diharapkan tidak juga kunjung datang. Sebenarnya surat tersebut sudah datang, tapi disembunyikan oleh ibunya. Sintong beserta lima orang temannya dinyatakan lulus, selanjutnya berangkat ke Magelang untuk mengikuti pendidikan. Di Padepokan Simo Lodro, di Lembah Tidar ini, ia di didik dengan disiplin yang sangat keras untuk mengubah dirinya dari seorang sipil menjadi perwira militer.

Sintong masuk kecabangan Tempur. Banyak nama instruktur di AMN yang masih melekat dalam ingatan Sintong. Berikut diuraikan secara singkat Perintah Operasi maupun Perintah Penugasan 1 sampai Waktu itu. Diantara 77 orang itu, hanya 15 orang yang ditunjuk bertugas melaksanakan Operasi Kilat. Diantara 15 perwira remaja yang ditunjuk masuk ke dalam Operasi Kilat, hanya Sintong yang ditunjuk memimpin operasi tempur pada posisi paling depan dan paling berat dari Yonif Meski mereka berdua belum mengikuti pendidikan prajurit komando.

Pendidikan dasar komando itu merupakan pendidikan angkatan pertama bagi para alumni AMN. Latihan terjun bebas baru diikutinya dua tahun kemudian. Menurut rencana, kompi ini akan diterjunkan langsung di kota Kuching, Ibu kota Negara bagian Sarawak di Malaysia, dalam rangka Konfrontasi Ganyang Malaysia.

Sintong merupakan satu-satunya perwira lulusan AMN Angkatan 63 yang mendapat kehormatan dalam operasi Lintas Udara tersebut. Namun, sesuatu lebih besar tiba-tiba meletus di Jakarta. Selanjutnya, Kompi Tandjung dioperasikan dalam penumpasan pemberontakan. Selain itu, Sintong juga memimpin anak buahnya melaksanakan pencarian dan menemukan jenazah para perwira tinggi AD yang diculik. Hal ini merupakan pertama kalinya seorang lulusan AMN Angkatan 63 memimpin operasi tempur di daerah operasi.

Waktu itu, Mayor Tituler Lodewijk Mandatjan kembali masuk hutan bersama Letnan Satu Inf. Sintong dipanggil oleh Kapten Inf. Karsayudha berkekuatan 72 orang, terdiri dari 20 orang staf markas dan empat Prayudha yang masing-masing terdiri dari 13 orang.

Usai tugas memenangkan Pepera, Sintong tidak langsung kembali ke basis. Ekspedisi ini bertujuan untuk membuat dokumentasi antropologi budaya dengan film 16mm berwarna terhadap suku-suku terasing yang masih hidup bagai di zaman batu. Tim Operasi Khusus ini dipimpin oleh Letkol Inf. Heru Sisnodo Pensiun Kolonel Inf. Ia baru memperoleh anugerah kehormatan tersebut 10 tahun kemudian. Pada waktu itu, nama Sintong sudah diajukan untuk memperoleh Bintang Dharma.

Akibat padatnya penugasan di berbagai medan operasi, Sintong baru menagkhiri lajangnya ketika berumur 31 tahun. Banyak diantara teman seangkatannya di AMN sudah menikah seawal umur 25 atau 26 tahun. Sintong menikahi Lentina Napitupulu di Jakarta pada tahun Dalam pelaksanaan tugasnya, Sintong menggelar operasi taktik perang baru yang di bersandi Operasi Garu, yang hamper tidak memungkinkan gerombolan komunis ditempat itu meloloskan diri.

GARABOMBO EL INVISIBLE MANUEL SCORZA PDF

Sintong Panjaitan: Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando

April 07, Saya tentang Sintong Panjaitan, Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando Penulis: Hendro Subroto halaman Sebelum saya membahas lebih jauh tentang buku sejarah kontemporer yang setebal halaman ini, saya akan menjelaskan kenapa saya memilih buku ini sebagai acuan dalam tugas akhir saya di mata kuliah Sejarah Indonesia ini. Ada salah satu sahabat saya yang menyampaikan kekesalannya terhadap Prabowo, yang tentu kita tahu bahwa di sebagai salah satu Cawapres Indonesia kemarin. Lucunya, sahabat saya itu awalnya memang sedikit membenci Prabowo, setelah membaca buku ini bencinya makin menjadi-jadi terhadap Prabowo. Saya penasaran terhadap cerita tentang jendral yang bernama lengkap Sintong Hamonangan Panjaitan beserta orang-orang penting Indonesia lainnya seperti Prabowo Subianto yang disuguhkan buku ini.

C ELEMENTARZ HAKERA PDF

Perjalanan Seorang Prajurit PARA KOMANDO

Taktik dan strategi militer di lapangan yang berhasil. Pengalaman dengan kapten Prabowo Subianto yang menjadi bawahan dia di Kopassus, diulas lengkap. Mulai dari pembangkangan Prabowo saat akan dipindah ke batalyon kostrad, hingga rencana Prabowo menculik Jendral L. Moedani - untuk mengagalkan rencana Moerdani meng-kudeta Soeharto- dan menteri kabinet pada bulan maret yang berpotensi menggagalkan SU MPR. Plot yang dinilai Sintong sebagai mirip dengan Cakrabirawa dan G30S tahun Siapa pihak yang paling bertanggung jawab atas kasus penculikan aktivis prodemokrasi era silam, mungkin bagi keluarga korban penculikan sedikit terkuak.

LIBRO SOCIOLOGIA DEL DERECHO MANUEL RODRGUEZ LAPUENTE PDF

.

Related Articles